Selasa, 21 Februari 2012

Anak Hamster

Tips Memelihara Hamster


Memelihara hamster katanya susah. “Dua kali beli, dua kali mati,” kata teman Raisa yang dibenarkan oleh Mamahnya. “Kalau tidak bisa memelihara cepat mati,” kata Omang kemarin waktu berkunjung ke rumahku di Kalibata.
Saya sendiri tidak merasa susah memelihara hamster. Awalnya, beberapa bulan lalu Shemissa membeli hamster kecil warna putih. Setelah agak besar perangainya menjadi agak galak dan suka menggigit. Kami sekeluarga lalu pergi ke Jl. Barito untuk melihat-lihat berbagai jenis hamster yang dijual di sana. Ternyata, hamster yang dibeli Shemissa adalah hamster lokal yang panjangnya kalau sudah besar bisa mencapai 10 cm.
Kemudian saya membeli sepasang hamster, yang menurut penjualnya dari jenis Dominant Spot. Ciri-cirinya: (i) ada garis tengah warna hitam dari kepala hingga mendekati buntut, (ii) ada 3 kombinasi warna, yaitu hitam, coklat, dan putih, (iii) jinak dan tidak menggigit –tidak seperti jenis campbell atau hamsterlokal, (iv) ukurannya tergolong sangat kecil dengan panjang dari depan hingga ekor hanya sekitar 5 centimeter sehingga nampak lucu.
Pasangan hamster itu kini sudah beranak-pinak. Pertama pada tanggal 25 Desember 2007, si Momo, nama yang diberikan oleh Shemissa, melahirkan beberapa ekor. Pas ketahuan melahirkan, beberapa bayi hamster sudah dimakan oleh induknya. Ada 2 kepala bayi hamster yang tergeletak di tengah kandang. Saat itu saya belum tahu bagaimana cara merawatnya.
Saya langsung konsultasi dengan penjualnya. Kata dia, kalau induknya stres memang suka memakan bayinya. Saran dia, langkah awal pisahkan dulu dari induknya yang jantan. Lalu saya beli satu kandang lagi, aquarium ikan hias yang ukurannya kira-kira panjang 40cm lebar 30cm dan tinggi 25 cm.
Induk betina beserta 4 ekor anaknya yang tersisa saya pisahkan ke kandang baru itu. Saya beri potongan kain dan makanan yang cukup untuk beberapa hari. Saya letakkan di pojok rumah dan saya tutup luarnya dengan kain lebar, biar suasanya gelap seperti di terowongan sesuai kehidupan aslinya.
Beberapa hari kemudian saya tengok, anaknya tinggal 2 ekor. Dua ekor ini , satu jantan dan satu betina, kemudian tumbuh besar hingga sekarang. Yang betina malah sudah melahirkan 4 ekor pada 27 Pebruari lalu.
Sementara itu, induk betina yang pertama saya beli, si Momo, sudah memberikan anak lagi pada 25 Januari 2008 sebanyak 7 ekor (2 ekor sudah dijual oleh Shemissa kepada teman-temannya dan 2 ekor diminta Dita), dan pada 25 Pebruari melahirkan lagi sebanyak 7 ekor.
Saat ini, di rumah ada 11 ekor bayi hamster yang lucu-lucu.
***
Bagaimana sih cara merawat hamster agar bisa bertahan hidup dan beranak-pinak seperti itu? Beberapa tips memelihara hamster bisa saya sebut sebagai berikut:
  • Usahakan kandang selalu bersih dan kering. Gunakan pasir atau butiran batu yang biasa dijual di tempat penjualan hamster sebagai alasnya. Pasir ini berguna untuk mengeringkan kandang dari air kencing dan menghilangkan bau air kencing itu sendiri. Pasir ini juga bisa dipakaihamster untuk mandi sehingga bulunya terlihat rapih, kering, dan tidak bau.
  • Ganti pasir ini setiap minggu atau 2 minggu sekali dengan pasir baru. Setelah seminggu atau dua minggu, pasir ini akan terlihat kotor karena bercampur dengan kotoran dan sisa makanan. Jika mau sedikit repot, pasir yang sudah terpakai bisa dicuci, dikeringkan, dan dipakai ulang.
  • Cara mencucinya, pasir bekas pakai tadi direndam dulu agar kotoran dan sisa makanan mengambang sehingga mudah untuk dibuang dan dipisahkan dari pasirnya.
  • Beri makanan dan minuman yang cukup. Untuk makanan, saya memberi kuaci atau tumbukan kacang tanah yang sudah dikupas kulitnya. Untuk minuman, sesuai saran penjualnya, jangan beri air langsung, tetapi beri kecambah (tauge) setiap pagi dan sore. Dengan demikian, kandang bisa terus kering sepanjang hari. Banyak orang memberi minum dengan air sehingga kandang menjadi basah dan hamster mudah sakit dan mati.
  • Tambahkan makanan baru hanya jika makanan yang sudah ditaburkan atau disediakan di tempat makanan sudah habis termakan. Ini untuk menjaga kebersihan agar tidak banyak sisa makanan berserakan di dalam kandang.
  • Jika induk betina melahirkan, pisahkan dari hamster pejantan atauhamster lainnya, dan perbanyak makan kecambah. Ciri-ciri hamsterbetina yang akan melahirkan terlihat dari bentuk perutnya yang membuncit dan si induk seperti gelisah mondar-mandir dalam kandang dengan tingkat keaktifan yang lebih tinggi dari biasanya. Jangan lupa beri potongan kain untuk membuat sarang buat bayi-bayi hamster yang akan dilahirkan.
Selamat mencoba memelihara hamster.

Collie Berjanggut






Collie Berjanggut atau nama Inggrisnya Bearded Collie adalah salah satu anjing peliharaan dan anjing penggembala ternak yang berasal dari Skotlandia.[1] Anjing ini memiliki ciri-ciri khusus berupa tatapan mata yang sedih, ekspresi yang muram, namun energik, kadang-kadang keras kepala, dan senang menjadi pusat perhatian. Tubuh anjing ini gagah dan kuat, serta dilengkapi dengan bulu panjang yang memerlukan perawatan khusus.[1] Beberapa penyakit yang rentan menyerang anjing ini adalah dysplasia panggul, penyakit Addison, dan penyakit mata.[1] Anjing ini juga dapat digunakan sebagai penjaga namun kurang efektif karena tingkahnya yang mudah bersosialisasi dengan manusia.[2] Collie Berjanggut termasuk anjing yang aktif, lucu, dan mudah untuk dilatih walaupun susah untuk menjaganya agar tetap fokus pada sesuatu.[2]

Anjing St.Bernard


Anjing St. Bernard adalah tipe anjing yang awalnya ditujukan untuk anjing pekerja dan untuk pertolongan. Jantannya dapat tumbuh sampai seberat 68 sampai dengan 90 kg. St. Bernard dikenal karena kesetiaannya, ketajamannya dan toleran terhadap anak-anak dan hewan lainnya, sehingga anjing St. Bernard sering dijadikan sebagai anjing keluarga. St. Bernard juga merupakan anjing penjaga yang baik karena ukurannya yang besar.
Leluhur St. Bernard adalah anjing penggembala dari Swiss. St. Bernard yang paling terkenal adalah Barry yang dilaporkan telah menyelamatkan sekitar 40 manusia. Sebuah monumen dibuat untuk Barry di Cimetière des Chiens. Tubuhnya diawetkan dan ditempatkan di museum sejarah di Bern.

tips memelihara anjing di rumah

Kehadiran seekor anjing di dalam rumah bisa menambah kebahagiaan dalam keluarga. Anjing sering menjadi binatang yang sudah dianggap anggota keluarga sendiri oleh manusia. Bahkan, bagi beberapa orang, mereka sudah menganggap anjing sebagai teman terbaik mereka. Sehingga muncul istilah bahwa anjing adalah teman terbaik manusia.

Mengapa anjing bisa dikatakan sebagai teman terbaik manusia? Ada beberapa alasan utama sehingga julukan itu bisa diberikan kepada anjing, antara lain:

* Hubungan emosi antara anjing dan manusia bersifat timbal balik. Anjing mendapat keuntungan dari perhatian majikannya. Demikian juga manusia bisa menimbulkan perasaan senang dengan kehadiran anjing. Bahkan sampai muncul anekdot bahwa anjing lebih setia dibanding istri atau suami. Memang jika anjing dilatih dengan baik dan dirawat dengan baik, maka anjing tersebut akan menunjukkan keloyalan kepada tuannya. Bahkan anjing bisa menangis jika tidak ada tuannya dalam jangka waktu lama. Dalam suatu peristiwa, seekor anjing bahkan setia menunggui makam tuannya ketika tuannya meninggal, hingga akhirnya anjing tersebut juga mati di makam tuannya tersebut.

Di beberapa panti jompo di luar negeri, anjing juga disediakan sebagai teman bermain bagi kaum lanjut usia atau lansia. Dengan demikian, bagi manusia, perasaan kesepian dan tidak berguna akan lenyap dengan kehadiran anjing di dekat mereka.
* Anjing juga dapat menjadi perlindungan bagi majikannya. Misalnya anjing German Shepherd atau anjing herder terbukti dapat melindungi lebih baik dan alami dibandingkan alarm rumah.
* Anjing dapat memberi bantuan, seperti misalnya anjing yang menjadi penuntun orang buta. Atau saat bencana alam, anjing juga dapat mencari korban yang hilang.

Namun, selain banyak keuntungan memelihara anjing, ada juga kerugian yang patut dipertimbangkan sewaktu memutuskan untuk memelihara anjing di rumah. Kerugian memelihara anjing yaitu tanggung jawab bertambah seperti biaya untuk membesarkan dan kebutuhan pokoknya. Selain itu, ada kerugian lain jika anjing tersebut merusak properti atau melukai orang lain. Masalah kebersihan dan juga kesehatan seperti adanya kotoran anjing, bulu anjing, penyakit seperti rabies, juga menjadi faktor tambahan yang patut dipertimbangkan jika ingin memelihara anjing.

Nah, jika kemudian Anda memutuskan untuk memelihara anjing di dalam rumah, pastikan bahwa Anda terlebih dahulu memperhatikan tips memilih anjing berikut ini:

* Perhatikan karakter dan sifat anjing yang akan dibawa pulang. Apakah anjing tersebut tipe bersahabat atau tipe agresif. Anda bisa menanyakan kepada pemilik anjing tersebut jika Anda diberikan anjing. Atau jika Anda membeli dari pet shop, Anda bisa meminta keterangan tentang kebiasaan dan karakter anjing tersebut. Misalnya anjing Golden Retriever meski berbadan besar adalah anjing yang senang bersahabat dengan siapapun. Sedangkan Terrier yang berbadan kecil dan mungil adalah jenis anjing yang agresif dan galak.
* Anjing jantan dan betina memiliki perbedaan sifat. Anjing betina biasanya lebih mudah diatur. Sedangkan anjing jantan lebih agresif dan aktif. Selain itu, anjing jantan biasanya memiliki jiwa petualang, sehingga jika tidak diperhatikan, bisa saja anjing tersebut hilang. Jika Anda ingin memelihara anjing di dalam rumah, pilihlah anjing betina. Namun, jika ingin digunakan sebagai anjing penjaga, maka pilihlah anjing jantan.
* Anak anjing biasanya lebih mudah dilatih dibanding dengan anjing dewasa. Namun, Anda harus lebih sabar membesarkan anak anjing seperti membesarkan seorang anak yang baru lahir dan masih kecil.
Tips dan Cara Memelihara Kura-Kura
       Salah satu hewan peliharaan yang cukup banyak digemari adalah hewan kura-kura. Bila Anda juga tertarik untuk merawatnya, Anda harus tahu bagaimana cara memelihara kura-kura agar hewan lucu tersebut bisa hidup dengan baik. Kura-kura adalah hewan melata dengan tempurung keras yang merupakan pelindung tubuhnya. Ia adalah hewan yang sangat lambat, namun cukup cepat bergerak bila berenang dalam air. Salah satu yang menjadi keunikan kura-kura adalah tempurungnya. Corak dan bentuk tempurung kura-kura merupakan daya tarik terbesar bagi penggemar hewan lucu ini. Tips Memelihara Kura-Kura Kura-kura yang paling banyak diminati untuk menjadi hewan peliharaan adalah kura-kura air, misalnya kura-kura brazil yang berukuran kecil. Cara memelihara kura-kura tidaklah terlalu sulit dan hampir sama dengan memelihara hewan lain. Berikut ini adalah beberapa tips merawat kura-kura yang patut Anda ketahui. Sediakan akuarium dengan ukuran yang sudah disesuaikan dengan ukuran kura-kura. Semakin besar atau luas sebuah akuarium, tentu akan semakin baik bagi perkembangan kura-kura. Anda bisa menambahkan batu-batu koral atau batu biasa yang tumpul sebagai tempat berpijak kura-kura. Selain batu, Anda bisa memberi dekorasi tertentu, misalnya rumput laut atau hiasan lain, asalkan tidak terlalu mengganggu kura-kura. Isilah akuarium dengan air tapi jangan sampai terlalu tinggi. Tinggi air di akuarium sekitar ¾ tinggi kura-kura (sebatas leher). Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di akuarium. Mereka makan sekaligus membuang kotoran di dalam air. Cara memelihara kura-kura yang cukup penting adalah menjaga kebersihan akuarium. Anda harus rutin membersihkan akuarium sekaligus mengganti airnya minimal 2 hari sekali (dianjurkan mengganti air setiap hari). Bila Anda kerepotan untuk selalu mengganti air akuarium, Anda juga bisa memakai filter agar akuarium tidak kekurangan air bersih. Namun, kebersihan filter tetap harus diperhatikan. Untuk suhu air, Anda bisa menggunakan heater akuarium yang bisa Anda dapatkan di pasaran. Suhu air yang bagus bagi kura-kura berkisar antara 20-28 derajat celcius. Suhu yang hangat akan sangat berpengaruh pada kesehatan kura-kura dan tentu akan meningkatkan perkembangan hewan melata tersebut. Cara memelihara kura-kura yang lain terletak pada pemberian makanan. Kura-kura adalah jenis hewan dengan nafsu makan yang tinggi. Perhatikan porsi makanan kura-kura agar hewan peliharaan Anda tetap sehat. Tak hanya porsi makanan, waktu pemberian makanan pun harus Anda perhatikan. Sebaiknya beri makanan setiap 2 hari sekali atau 3 kali dalam seminggu. Bila kura-kura peliharaan Anda masih kecil atau masih dalam tahap pertumbuhan, sebaiknya diberi makan dengan porsi yang sedikit tapi diberikan setiap hari. Dalam hal makanan, kura-kura sebenarnya bisa makan apa saja. Berilah sayur atau buah-buahan pada kura-kura peliharaan Anda. Juga bisa memberinya pelet khusus kura-kura agar hewan tersebut tidak bosan. Selain pelet, sayuran, dan buah, kura-kura juga suka hewan-hewan kecil yang lunak. Beri potongan ikan, cacing tanah, atau keong sebagai variasi makanannya. Selain memberi makanan secara teratur, berilah suplemen atau vitamin khusus kura-kura. Ini adalah salah satu cara memelihara kura-kura yang cukup penting agar hewan peliharaan Anda bisa selalu sehat dan tidak mudah sakit. Tempurung kura-kura akan berlumut karena selalu bersentuhan dengan air. Karena itu Anda dianjurkan untuk selalu membersihkan tempurung kura-kura dengan cara disikat dengan sikat halus (bisa pakai sikat gigi bekas). Agar kura-kura tidak jenuh dan merasa bosan dalam akuarium, Anda bisa melepas kura-kura dan membiarkannya berjalan-jalan di sekitar rumah. Saat melepas kura-kura, pastikan bahwa mereka selalu dalam pengawasan Anda. Itu adalah beberapa cara memelihara kura-kura yang bisa Anda ikuti. Perawatan kura-kura ternyata tidak terlalu sulit, bukan? Hal yang paling penting dalam merawat kura-kura adalah memperhatikan tempat tinggal, makanan, maupun kebersihannya. Beri rating untuk artikel di atas Tolong SHARE halaman ini facebook Twitter Linkedin Google +1 Nama : Email : Komentar :       Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator. myta 08-02-2012 Aku mau nanya kura2 bisa stres ga sih?? kalo bisa, cara mengatasinya gimana?? yanuar 04-02-2012 Bagusss Ansar HS 25-01-2012 Bagus.trima kasih atas penjelasannya.aku juga mau tanya,tpi uda bbrpa prtanyaan sblumnya aku liat tdk trjawab.atau punya kolom khusus utk jawaban,dimana?makasih sblumnya. Turtel 22-01-2012 Makasih.. bantu banget ni fajar perdana 14-12-2011 Terimakasih banyak tips ini sangat membantu saya ^_^ ade 12-12-2011 Very good alif family 28-11-2011 Terima kasih ya... putra 21-11-2011 Aq kan memelihara kura-kura yg masih kecil,,,,bila airnya telalu banyak apakah ,,,kura-kura saya bisa mati?????? alvin ilmi 04-11-2011 Makasih atas tips tipnya,karena tips itu sangat membantu dalam memelihara kura kura saya chinta 08-10-2011 Hem...bgus deh...skarang aku mau pelihara kura kura nuuru ayu jenar 24-09-2011 Iya saya bru punyah kura-kura,tp dia suka tidur.dan ciri-ciri kura-kura sehat itu yang bagai mana??? Lusi Hermayanti 21-09-2011 Apa ciri-ciri kura-kura itu sakit dan bagaimana cara memberikan tindakan pertolongan pertama ketika kura-kura itu sakit? nadya safitri 12-09-2011 Kalau makan nya makanan ikan bisa timbuh dengat sehat,dan makanannya di masa pertumbuhan 2 kalu sehari apa tidak apa apa vito bagas 07-09-2011 Bagaimana cara maembersikan aquarium Faza

Tips Memelihara Anjing

Anjing Anjing adalah mamalia karnivora yang telah mengalami domestikasi dari serigala sejak 15.000 tahun yang lalu atau mungkin sudah sejak 100.000 tahun yang lalu berdasarkan bukti genetik berupa penemuan fosil dan tes DNA. Penelitian lain mengungkap sejarah domestikasi anjing yang belum begitu lama. Anjing telah berkembang menjadi ratusan ras dengan berbagai macam variasi, mulai dari anjing tinggi badan beberapa puluh cm seperti Chihuahua hingga Irish Wolfhound yang tingginya lebih dari satu meter. Warna bulu anjing bisa beraneka ragam, mulai dari putih sampai hitam, juga merah, abu-abu (sering disebut "biru"), dan coklat. Selain itu, anjing memiliki berbagai jenis bulu, mulai dari yang sangat pendek hingga yang panjangnya bisa mencapai beberapa sentimeter. Bulu anjing bisa lurus atau keriting, dan bertekstur kasar hingga lembut seperti benang wol. Pedoman Singkat Pemeliharaan Anak Anjing Pedoman ini dibuat dengan baik untuk membantu anda dalam cara memberi makan, melatih, menata rambut dan menjaga kesehatan anak anjing anda. Meskipun mustahil meliput semua topik yang berhubungan dengan anjing, informasi di dalam pedoman ini meliput tentang persoalan yang anda pasti akan hadapi pada hari-hari dan bulan-bulan pertama bersama anak anjing anda. Hari-hari pertama Membawa pulang anak anjing ke rumah Jadikan hari-hari pertama saat tiba di rumah menjadi sesuatu yang menyenangkan dan sehat bagi anak anjing anda. Sebelumnya siapkan keperluan dasar yang penting: Makanan Tempat makanan and tempat minum Tanda pengenal (dog tag), kalung and tali penuntun Keranjang yang nyaman, kandang, atau tempat tidur Sikat, sisir dan shampo Mainan kunyahan untuk menenangkan tumbuh gigi (teething) Tip dalam perjalanan Pada waktu membawa anak anjing anda pulang, jadikanlah pengalamannya pengalaman yang menyenangkan. Pegang anak anjing dengan hati-hati atau taruh di kandang pembawa (crate), pastikan anak anjing anda merasa aman dan nyaman. Memulai Hari-hari pertama sangat penting dalam membangun hubungan yang baik antara anak anjing dan keluarga anda. Anak anjing anda akan merasa takut dan gelisah pada saat pertama kali dia mengenal daerah yang baru. Untuk membantu mempercepat dia untuk membiasakan diri dengan perubahan ini: Kenalkan anak anjing anda ke rumah yang aman dan tentram, hindari hewan peliharaan lainnya untuk sementara. Berikan perhatian dan penuh kasih sayang - naluri anjing adalah hewan sosial bukan hewan yang hidup menyendiri. Waktu anda hendak memegangnya, peganglah dia dengan dua tangan dekatkan dengan tubuh anda, satu tangan di bagian belakang bawahnya dan satu tangan lagi di bawah dadanya supaya dia merasa aman pada saat dipegang. Sediakan tempat tidur yang hangat dan bersih dari debu. Ajarkan anak anda bagaimana caranya menjaga dan memelihara hewan peliharaan. Tempat anak anjing anda Anak anjing anda memperlukan tempat untuknya dirinya sendiri. Berikan dia keranjang, kandang atau tempat tidur yang tertutup sehingga dia merasa aman dan tentram. Tambahkan alas seperti sprei lama atau handuk di tempatnya maka jadilah tempat nyaman untuk anak anjing anda. Hormatilah privasi anak anjing anda dan biarkan dia merasa aman di tempat barunya. Cobalah tidak membiarkan dia untuk jangka waktu yang lama. Ingat anak anjing anda adalah hewan sosial. Hindari menaruh anak anjing anda ke tempatnya pada saat dia nakal. Sebaikanya buat tempatnya menjadikan tempat dimana dia merasa aman dan diterima dan tentram. Gizi anak anjing Anak anjing yang baru lahir menerima nutrisi seluruhnya dari susu ibunya selama empat minggu pertama. Setelah itu, makanan padat dapat ditambah secara bertahap ke makanannya sampai sapih penuh sekitar 6-8 minggu. Kebutuhan gizi anak anjing lebih menuntut lebih banyak daripada anjing dewasa; dalam beberapa minggu pertama, berat anak anjing akan bertambah dua kali lipat. Selama masa tahap pembentukan yang penting ini, anak anjing akan menggunakan jumlah energi yang banyak untuk pertumbuhan dan bermain, tetapi perutnya masih relatif kecil, maka dari itu mendapatkan nutrisi terbaik yang ada sangat penting untuknya. Memilih makanan anak anjing Sangat penting untuk memberikan anak anjing anda makanan yang sangat mudah dicerna, bernutrisi padat dan formula 100% lengkap dan seimbang yang dirancang untuk pertumbuhan. Dan karena rasio pertumbuhan sangat berbeda-beda pada setiap ras/trah. Penting untuk memilih formula yang sesuai dengan ukuran ras anak anjing anda.